
Perdebatan untuk memilih jet pump atau submersible untuk pompa air sepertinya sudah menjadi masalah klasik. Nah, agar tidak salah pilih, penting untuk memahami beberapa kelebihan dan kekurangan dari pompa air jenis submersible berikut ini.
Kelebihan Jet Pump atau Submersible
Pompa air jenis submersible memiliki popularitas yang tinggi karena memang dianggap memiliki kinerja yang mumpuni untuk memompa air tanah. Pompa ini diletakkan di bawah permukaan air sehingga proses mengalirkan air jauh lebih efisien.
Tidak hanya itu, pompa air submersible mampu bertahan lebih lama. Bagaimana tidak? Pompa air jenis ini dipasang di bawah air sehingga tidak akan langsung terpapar oleh oksigen, sinar matahari, maupun kotoran yang bisa menyebabkan kerusakan pada mesin pompa.
Alasan lain yang membuat pompa jenis ini banyak dipilih adalah karena keamanan yang lebih baik. Pompa tidak terekspos karena berada di bawah air. Selain itu, tidak ada paparan listrik langsung dari pompa.
Dibandingkan pompa yang dipasang di permukaan air, pompa submersible mampu memompa air dari sumur yang lebih dalam, termasuk sumur artesis maupun sumur dalam. Pemasangan pompa air jenis ini juga tidak membutuhkan ruangan khusus karena bisa langsung dipasang di dalam kolam maupun lubang sumur.
Pemilihan antara jet pump atau submersible akan sangat bergantung pada jenis cairan yang dipompa. Jika cairan yang dipompa terbilang kental, pompa submersible memiliki kinerja yang lebih efektif karena dilengkapi dengan impeller yang lebih bertenaga dan mampu berputar lebih cepat. Oleh karena itu, pompa jenis ini bisa dipakai untuk memompa lumpur, minyak, atau air limbah.
Kekurangan Pompa Submersible
Walaupun memiliki berbagai kelebihan, pompa submersible memiliki beberapa kekurangan yang juga penting untuk dipertimbangkan sebelum membeli. Salah satu kekurangan yang membuat orang mundur teratur untuk membeli pompa submersible adalah harganya yang cukup mahal. Tidak heran jika pompa ini dibandrol dengan harga yang lebih tinggi karena menggunakan material dan desain canggih agar mampu menahan tekanan air dan air itu sendiri.
Merawat pompa submersible juga bukan perkara mudah mengingat peletakannya di bawah permukaan air. Tenaga profesional mungkin diperlukan untuk memelihara pompa jenis ini agar cairan yang menyelimuti pompa tidak merusak komponen atau mesin pompa.
Meskipun cocok digunakan untuk memompa cairan yang lebih kental, pompa submersible rupanya kurang efektif untuk menangani cairan yang berisi padatan, seperti lumpur maupun kerikil. Benda padat tersebut bisa merusak motor atau impeller sehingga penting untuk memasang pompa dengan tepat.
Pompa submersible menyedot daya listrik yang cukup tinggi ketika beroperasi sehingga biaya operasional pompa juga akan lebih tinggi. Sebagaimana menantangnya perawatan pompa, pompa submersible juga lebih sulit untuk direparasi jika rusak karena komponen agak sulit diakses dan reparasi hanya bisa dilakukan oleh spesialis.
Jadi, apakah Anda memilih pompa submersible di antara pilihan jet pump atau submersible?